Tidak Mewah, Begini Cara Wawali Inda Raya Merayakan Ultah Putranya

Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya didampingi suami mengunjungi SD Endrakila Kota Madiun 

infomadiunraya.com, MADIUN – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 R. Alarick Guardiola Adhitama Raya, putra pasangan R. Bagus Adhitama dan Inda Raya (Wakil Wali Kota Madiun) yang masih duduk di kelas 1 SD Endrakila dirayakan secara unik, Jum'at (21/2/2020) pagi. 

Tepat di hari spesial putranya yang akrab disapa Al ini, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya didampingi suami sengaja mengunjungi sekolah di Jalan Jawa, Kota Madiun tempat putra sulungnya itu menuntut ilmu.

"Selain merayakan Ultah kak Al bersama  teman-temannya, juga sekalian mengkampanyekan bebas sampah plastik kepada para murid," tutur Wawali Kota Madiun Inda Raya.

Dalam kunjungannya, Wawali memperkenalkan jajanan tradisional kepada para murid. Aneka jajanan tradisional seperti Gethuk, Tiwul, Klepon dan lainnya dibagikan agar anak-anak tahu bahwa ada jajanan tradisional yang sehat untuk dikonsumsi selain jajanan kemasan.

Selain itu, Wawali juga memberikan bekal makanan kepada para murid. Uniknya, bekal tersebut telah ditempatkan di sebuah kemasan seperti tempat makan dari kardus yang mudah terurai, tumbler, sendok, dan alat makan yang terbuat dari stainles, sehingga alat makan tersebut tak hanya digunakan satu kali pakai saja namun bisa dipakai untuk berulang kali.
Indaraya berharap penggunaan plastik sekali pakai dapat berkurang, karena proses penguraiannya yang lama akan berdampak buruk pada lingkungan. Dengan membawa peralatan makan tersebut secara otomatis juga akan mengurangi sampah plastik di sekitar sekolah.

"Dari anak PAUD sudah harus diajarkan bawa tempat makan sendiri. Seperti hari ini, kemasan makanan kita berikan yang dari kardus, sedotan dari stainlees dengan tujuan agar bisa dibuat berulang kali, sehingga sampah plastik akan berkurang," kata Wawali Inda Raya.

Ia memberikan contoh betapa besarnya jumlah sampah setiap harinya. Saat ini di Kota Madiun sampah yang dibuang setiap harinya mencapai 110 ton. Dari sekian jumlah sampah, setiap harinya terdapat sampah plastik, meskipun semuanya bukan merupakan sampah plastik. Menurutnya, jika masyarakat bisa mengurangi penggunaan plastik, maka jumlah sampah plastik juga pasti akan menurun.

"Di Kota Madiun sampah per harinya mencapai 110 ton. Walaupun tak semua sampah plastik. Tapi merupakan tumpukan sampah. Ketika kita bisa mengurangi sampah plastik yang proses terurainya cukup lama, alangkah bisa menurunnya sampah plastik," terangnya.

Inda Raya menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun sendiri juga sudah mengarah ke gerakan bebas sampah plastik. Salah satunya yaitu disediakannya galon air mineral di setiap kantor, sehingga dapat diisi ulang. Selain itu juga mengganti kemasan air mineral plastik menjadi kemasan yang terbuat dari kaca.

"Tak hanya itu, saat ini Pemkot Madiun juga tengah menggarap sampah di Kota Madiun untuk dijadikan gas metan," imbuhnya.

Mengakhiri kunjungannya, ia berpesan kepada masyarakat khususnya Kota Madiun untuk mengurangi sampah plastik dimulai dari sekarang.

"Marilah bersama-sama memikirkan bukan diri sendiri, anak cucu kita perjalanan masih panjang, dan ketika kita tidak menguranginya dari sekarang , maka kedepan kita tidak bisa menemukan solusi yang baik untuk menghilangkan sampah plastik. Makanya kita mulai dari sekarang," imbaunya. (im/ant/IMR)
0 Viewers



Related

Sosok 2637807802742627859

Ikuti Kami

Berita Teratas

Total Tayangan Halaman

item