Mandi di Kali Gandong, Seorang Santri Pondok Pesantren Hanyut

Sungai Gandong, lokasi Rohman santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadi'in hanyut
infomadiunraya.com, MADIUN – Muhammad Syahru Rohman, santri pondok Hidayatul Mubtadi'in, Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dilaporkan hanyut terbawa arus sungai/kali Gandong, Sabtu (15/2/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut keterangan yang dihimpun, santri laki-laki berusia 16 tahun asal Desa Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu hanyut saat sedang bersama teman-temannya mandi di kali Gandong.

"Tadi habis latihan pramuka, habis sholat 'Asar. Pertama cuma 4 orang aja, terus dia (Rohman) datang sendiri ikut-ikutan mandi," kata Rian Purnomo, teman korban yang juga ikut mandi.
Tim SAR gabungan berkoordinasi untuk melakukan pencarian korban
Rian mengaku kalau dirinya bersama teman-teman santri lain termasuk korban memang sering mandi di kali tersebut. Menurut Rian, Rohman tidak cukup lihai berenang.

Khoirur Raka yang pada waktu kejadian juga ikut mandi bersama korban mengatakan, awalnya 4 anak mandi sambil bercanda di sungai tersebut. Sesaat kemudian korban dan 3 temannya datang.

Saat asyik bercanda, seorang teman mengingatkan yang tidak bisa renang untuk naik, tapi tidak ada yang menggubris. Setelah diingatkan lagi untuk yang kedua kali barulah beberapa santri mau naik, tetapi korban masih tidak beranjak dengan alasan masih ingin mandi.

Tiba-tiba, lanjut Khoirur Raka, saat hendak diperingatkan untuk kali ketiga, air sungai mulai deras, sementara masih ada 4 anak yang belum sempat naik dan nyaris ikut hanyut.

"Trus pas mau yang ketiga mau bilang, tiba-tiba airnya udah mulai deras, terus anak 4 mau ikut hanyut saya pegangi dan saya naikin ke atas, termasuk korban," ujar Khoirur Raka.

Sebenarnya dia bersama seorang temannya bernama Aris Rifai sempat berusaha menolong Rohman. Namun, derasnya arus sungai membuat keduanya tak mampu menyelamatkan Rohman yang terseret aliran air sungai Gandong.

"Saya sama Aris nolongin Rohman, tangannya sempat saya pegang tapi karena derasnya arus, saya di bawah merasa seperti diputar, akhirnya Rohman lepas dari pegangan kami berdua," terang Khoirur Raka.

Hingga berita ini disiarkan, korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan BPBD Magetan, Polsek Bendo, Polsek Jiwan, Polres Magetan, Brimob dan relawan sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban. (ant/IMR)
0 Viewers



Related

Peristiwa 1454307852484605134

Ikuti Kami

Berita Teratas

Total Tayangan Halaman

item