Bupati Madiun Pantau Rapid Test Pedagang Pasar Sambirejo

Bupati Madiun Ahmad Dawami usai memantau rapid test pedagang di pasar Sambirejo, Sabtu (25/7/2020). 
infomadiunraya.com, MADIUN – Rapid test terhadap pedagang pasar Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Sabtu (25/7/2020) dipantau oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami yang turun langsung ke lokasi didampingi Camat Jiwan Widodo, Kapolsek Jiwan AKP Indo Jakmiko dan Pjs Danramil Jiwan Lettu Misto.

"Saya ingin melihat tentang kesiapan pasar Sambirejo menghadapi Pandemi.
Saya berharap pasar tetap berjalan tapi dengan syarat semua mentaati protokol kesehatan, jangan sampai ada yang tidak patuh," tutur Bupati.

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini mengatakan, antara kios satu dengan kios lainnya dipasangi plastik pembatas yang juga membatasi antara penjual dengan pembeli.

Selain itu, Kaji Mbing mengimbau jika ada yang tidak taat protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, maka harus diingatkan.

"Kita berharap tidak ada lagi yang kena (positif covid-19.red) lagi, makanya kita lakukan preventif yang lebih kuat jadi kita pasang penyekat antara pedagang satu dengan lainnya. Seluruh pasar di Kabupaten Madiun juga sudah dilaksanakan," urainya.
Bupati memantau kondisi pasar Sambirejo.
Menanggapi gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang sudah dibubarkan, Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Madiun sudah terbentuk tim penanganan Covid-19 sejak tanggal 5 Maret lalu. Jadi, jika memang ada perubahan, maka bukan berarti penanganan Covid-19 di Kabupaten Madiun selesai.

"Kalau hari ini ada perubahan, katakanlah tim gugus dibubarkan, maka kita pakai tim yang sudah terbentuk sejak 5 Maret itu," ujarnya.

Bupati menjelaskan, tim tersebut memiliki dua target utama yakni masalah kesehatan dan pemulihan ekonomi. Menurutnya, dua hal ini tidak bisa dipisahkan. Keduanya harus tetap berjalan. Karena itu, pasar juga harus beroperasi, dengan syarat mentaati protokol kesehatan.

"Sudah ada yang tanggung jawab terkait ekonomi dan Kesehatan. Seluruh OPD punya tanggung jawab masing-masing terhadap virus Korona dan akibat-akibat yang ditimbulkan baik itu ekonomi ataupun yang lain. Akibat sosial kultural pun punya tanggung jawab," ujar Bupati. (ant/IMR)
0 Viewers



Related

Peristiwa 6751912270612320713

Ikuti Kami

Berita Teratas

Total Tayangan Halaman

item