Polres Madiun Amankan Belasan Motor Knalpot Brong, Pemilik Wajib Lakukan Hal Ini Saat Ambil Motornya


infomadiunraya.com, MADIUN
– Belasan kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak standar diamankan di Mapolres Madiun. 

Kanit Turjawali Polres Madiun Ipda Darwanto saat dikonfirmasi di Mapolres Madiun mengatakan, belasan sepeda motor tersebut adalah barang bukti hasil razia yang digelar selama sepekan di wilayah Caruban. 

"Selama sepekan kemarin sudah 12 unit sepeda motor yang kita amankan, karena kita selektif ke pengguna knalpot brong atau knalpot yang bukan pabrikan," kata Ipda Darwanto, Rabu (2/6/2021).  

Kanit Turjawali Polres Madiun Ipda Darwanto.

Dijelaskan, selain atensi langsung dari pimpinan, penindakan terhadap pemakai knalpot brong juga berdasarkan banyaknya keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising yang dihasilkan dari geberan motor berknalpot brong. 

Darwanto menambahkan, untuk sementara razia memang digelar di wilayah Caruban karena terindikasi pemakaian knalpot brong banyak terjadi di wilayah tersebut. Namun, razia knalpot brong ini akan terus digelar di lokasi lain di wilayah hukum Polres Madiun. 

Selain diamanakan, Polisi juga menerapkan sanksi tilang dan mewajibkan pemilik kendaraan untuk memasang kembali knalpot standar pabrikan. Kemudian, knalpot brong dihancurkan dengan cara dipotong. 

"Kami tilang, kami sita barang buktinya di Polres dan mewajibkan mereka membawa knalpot aslinya dipasang lalu knalpot brong dipotong, tidak boleh dibawa pulang," urainya. 

"Untuk pasalnya kita kenakan pasal tentang penggunaan komponen yang tidak sesuai standar. Kalau masalah denda itu yang menentukan pengadilan," imbuhnya.

Selain penindakan hukum, Polres Madiun juga telah melakukan upaya preventif yakni dengan sosialisasi tentang larangan penggunaan knalpot brong. Bahkan, sosialisasi juga menyasar kepada penjual knalpot brong maupun bengkel-bengkel sepeda motor untuk tidak melayani pembelian maupun pemasangan knalpot brong. 

"Kita sudah sosialisasi lewat media massa maupun media sosial untuk tidak memakai pemakai brong dan penjual juga sudah kita himbau untuk tidak menjual knalpot brong," pungkasnya. (ant/red/IMR)




Related

Peristiwa 7364610275969121064

Ikuti Kami

Berita Teratas

Total Tayangan Halaman

item