Wali Kota Madiun Berangkatkan Distribusi 139 Ton Bantuan Beras dari Pemerintah Pusat



infomadiunraya.com, KOTA MADIUN
– Wali Kota Madiun Maidi memberangkatkan distribusi 139 ton bantuan beras dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog, Senin (19/7/2021). 

Maidi mengatakan bantuan ratusan ton beras tersebut untuk disalurkan kepada masyarakat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

‘’Hari ini kita berangkatkan beras PPKM sebanyak 139 ton untuk 13.952 penerima. Pengiriman dalam tiga hari selesai,’’ kata Wali Kota Maidi.


Orang nomor satu di Pemkot Madiun ini menjelaskan, belasan ribu penerima tersebut merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Sosial Terpadu (BST) di Kota Madiun. 

Setiap penerima akan mendapatkan sepuluh kilogram beras. Pengiriman dilakukan dengan tiga truk dan langsung di drop ke kelurahan. 

Sementara, baru di Kelurahan Madiun Lor, Nambangan Lor, Nambangan Kidul, dan Kelurahan Manguharjo. Pengiriman di 27 kelurahan ditargetkan selesai dalam waktu tiga hari. 

‘’Ini belum yang lain. Ada banyak bantuan nantinya. Karenanya, saya menjamin tidak ada orang yang kesusahan makan di Kota Madiun. Yang masih memerlukan silahkan melapor ke RT, Pemkot juga ada posko logistik 24 jam,’’ tegasnya. 

Sedang untuk yang tengah menjalani isolasi mandiri, Wali Kota Maidi tengah menyiapkan satu RT satu dapur umum. Dapur umum tersebut dengan menggandeng pelaku UMKM atau PKL di lingkungan setempat. 

Pemerintah akan menyuplai bahan masakannya. Selain itu, juga ada didroping vitamin dan masker. Artinya, warga yang menjalani isoman tidak perlu khawatir kebingunan makanan.

‘’Ini juga sedang proses. Dalam tiga hari sudah harus redi. Bahan tengah kita hitung dikalikan jumlah RT,’’ ungkapnya. 

Maidi berpesan agar bantuan tidak disalahgunakan. Apalagi, sampai dijual. Wali Kota tidak segan mengambil langkah hukum jika ada yang menjual bantuan yang diterima. 

"Bantuan harus digunakan sebagaimana mestinya. Harapannya, masyarakat bisa tenang dan nyaman," ujarnya.

‘’Kondisi ini harus kita syukuri, jangan sampai dijual. Kalau sampai dijual, akan saya tindak secara hukum,’’ tegasnya. (ant/IMR/adv)




Berita Terkait

Peristiwa 762968949464195317

Berita Terbaru

item