Petani Hutan di Madiun, Magetan, Ngawi Mendapat Bantuan Alat Ekonomi Produktif dari Gubernur Khofifah


infomadiunraya.com, MADIUN -
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serahkan bantuan Alat Ekonomi Produktif kepada 7 Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang ada di Madiun, Magetan dan Ngawi. Pemberian bantuan dilakukan di Wana Wisata Raden Sekar Park, Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Rabu (8/9/2021).

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim Jumadi, Bupati Madiun Ahmad Dawami beserta Forkopimda Kabupaten Madiun, dan Kepala Perum Perhutani Divre Jatim Karuniawan Purwanto Sanjaya.

Adapun ketujuh KTH dan KUPS tersebut masing-masing adalah KTH Mekar Agung Madiun, KTH Ngudi Waluyo Porang Madiun, KTH Ngudi Waluyo Ternak Kambing dan Domba Madiun, KTH Ngudi Waluyo Dungus Pesona Wungu Madiun, KUPS Gunting Emas Madiun, KTH Tani Makmur Magetan, dan KTH Candi Sari Ngawi.

Ketujuh KTH dan KUPS itu menerima bermacam-macam alat ekonomi produktif seperti cangkul, golok, gergaji mesin, mesin pemotong rumput, alat angkut, mesin kompos, dan pencacah rumput. Adapula mesin pengering porang, mesin grinder porang, mesin pengemas, stup madu, extraktor madu, serta alat uji kadar air. Selain itu diserahkan pula sepeda motor roda tiga kepada Lembaga Masyarakat Pengelolaan Sumber Daya Hutan (LMPSDH).

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan Sertifikat dan Surat Keputusan tentang Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dari Kementerian LHK Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) kepada 3 KTH. Serta Surat Keputusan (SK) Kepala Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Tentang Petugas Pendamping Perhutanan Sosial dari Kementerian LHK Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL).

Gubernur Khofifah berharap alat ekonomi produktif tersebut nantinya dapat membantu para petani untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan para KTH dan KUPS utamanya dalam mencapai kemandirian usaha.

“Bantuan ini menjadi sesuatu yang harus tetap kita bangun semangat dan sinergitas diantara hulu dan hilir. Ini harus terus kita kembangkan. Bahwa proses penguatan, pendampingan dan pemberdayaan kepada kelompok-kelompok masyarakat di sekitar hutan ini terus kita lakukan baik dari hulu hingga hilirnya, "kata Gubernur Jatim.

Selain menyerahkan bantuan kepada petani hutan, Khofifah juga melakukan penmeninjau pelaksanaan vaksinasi bagi anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) dengan jumlah vaksin sebanyak 90 dosis pertama.

Gubernur juga melakukan penanaman bibit Durian Musang King, dan dilanjutkan dengan pelepasan burung perkutut lokal, trucuk, dan burung kutilang. Kemudian melakukan peninjauan ke lokasi pembibitan porang dan meninjau pameran produk unggulan UMKM hasil kehutanan. (*IMR/gw)

   

Berita Terkait

Ngawi 5108805439377051537

Berita Terbaru

item