Polres Madiun Kota Ringkus 15 Budak Narkoba


infomadiunraya.com, KOTA MADIUN
- Operasi Tumpas Narkoba Semeru yang digelar Polres Madiun Kota selama bulan Juli sampai September 2021 berhasil meringkus 15 orang tersangka. Tujuh (7) di antaranya berstatus narapidana (napi) Lapas Pemuda Madiun. 

Ke-15 tersangka itu masing-masing BC (31) warga Kecamatan Karangjati Ngawi, AT (36) warga Kecamatan Geger Madiun, SBP (24) warga Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, MS (20) warga Kecamatan Wungu Madiun. AN (30) warga Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, NB (37) warga Kecamatan Taman Kota Madiun.

Kemudian CTW (36) warga Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, L (28) warga Kecamatan Taman Kota Madiun, BM (21) warga Kecamatan Kartoharjo Magetan, YH (37) warga Ngawi, DK (29) warga Kecamatan Geger Madiun, UA (33) warga Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. CM (35) warga Malang, AW (35) warga Malang, dan RWH (26).

Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, 15 tersangka ditangkap dalam waktu dan lokasi yang berbeda. Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan 102,59 gram sabu-sabu, 583,12 gram ganja dan 50 butir obat keras.

"Termasuk juga yang tujuh orang napi itu. Karena ini pengendalian bisa jadi operatornya dari luar yang mengirim ke lapas," kata AKBP Dewa Putu Eka saat gelar Press Realease di Mapolres Madiun Kota, Senin (13/9/2021).

Dari hasil pengembangan dan pemeriksaan, tersangka ada yang hanya pengguna maupun pengedar. Polisi masih terus mengembangkan dari mana asal muasal barang haram tersebut bisa masuk kedalam lapas. Termasuk modus yang digunakan.

“Ada pengguna dan pengedarnya, mungkin dari dalam Lapas. Kalau berdasarkan keterangan tersangka mereka dikirimi (narkoba). Modusnya ada yang dilempar. Dari situ kita kembangkan," ungkapnya.

Atas perbuatannya, seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomer 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. 

AKBP Dewa Putu Eka juga mewarning agar para warga binaan Lapas yang masih nekat melakukan tindak pidana dari dalam Lapas untuk segera menghentikan perbuatannya. 

"Harapan kami warga binaan berhenti melakukan perbuatan pidana," tegasnya. (ant/red/IMR)

   

Berita Terkait

Peristiwa 6330613895079471802

Berita Terbaru

item